Oleh Bunga Rotua Sidauruk
“Andai aku jadi kaya
Punya uang sejuta-juta
Kan ku ajak ayah dan Bunda (Kemana?)
Kemana aja, namanya juga orang kaya…
Duh.. enaknya jadi orang kaya
Beli apa juga bisa
Pergi kemana saja bisa
(Bisa kaya gak kita ya?)
Bisa….. Pasti bisa
Asal kita rajin bekerja
Bisa….. Pasti bisa
Asal rajin menggapai cita”
Lirik di atas merupakan penggalan lagu yang dibawakan oleh penyanyi cilik era 90 an, Mega Utami dan Joshua Suherman dalam film layar lebar Joshua Oh Joshua. Lirik tersebut mencerminkan tiga hal sekaligus, yakni khayalan, motivasi, dan solusi yang sekaligus menjadi nasehat bagi siapa saja yang bermimpi menjadi orang kaya melalui cara-cara yang positif. Sungguh anugerah, kalau tidak mau disebut keberuntungan atau aji mumpung, bagi kita di masa yang sangat dimanjakan oleh kemajuan teknologi digital saat ini. Mengapa? Karena potensi menjadi orang yang “punya uang sejuta-juta”, seperti yang dikhayalkan oleh Joshua kecil, sangat terbuka lebar.
Penawaran dan penjualan suatu produk dengan mudahnya dilakukan secara daring (dalam jaringan), baik melalui aplikasi-aplikasi market digital maupun melalui media sosial, seperti Whatsapp, Instagram, Facebook, atau TikTok. Demikian dengan pembelian dan pembayaran, bisa melalui internet banking atau aplikasi-aplikasi pembayaran on line, seperti OVO, GoPay, dan sebagainya. Ya, kita hidup di era di mana untuk berbelanja tidak melulu dengan cara-cara konvensional atau lama, melainkan lebih pada menggunakan kecanggihan teknologi informasi. Bagi penjual, ingin menjual suatu produk, tinggal buka aplikasi di smartphone, pilih foto barang atau produk miliknya yang hendak ditawarkan dan dijual, upload, posting, lalu tinggal menunggu orderan datang. Demikian pula dengan pembeli, tinggal buka aplikasi di smartphone, pilih barang, pilih dan tentukan metode pembayarannya, checkout, dan selesai. Semua kegiatan ini dapat dilakukan dengan mudahnya, bahkan sambil berbaring malas di atas tempat tidur.
Kembali pada syair lagu Joshua Suherman di atas, jika kita ingin menjadi orang yang “punya uang sejuta-juta”, maka kita harus berpikir dari sisi penjual. Bila kita sudah pada posisi penjual, maka satu hal yang perlu dan wajib hukumnya dimiliki oleh penjual adalah produk. Bila produk sudah ada, barulah kita berpikir dan kemudian berusaha untuk berbisnis secara on line. Namun pertanyaannya adalah bagaimana aku, kamu, kita bisa menjadi penjual yang memilik produk kreatif unggulan? Bagaimana, secara terampil, kita manfaatkan teknologi informasi yang serba canggih ini untuk memasarkan produk kreatif kita itu? Bagaimana, secara cerdik dan cerdas, “punya uang sejuta-juta” di usia remaja dengan berbekal kemutakhiran teknologi informasi masa kini? Mungkinkah?
Jawabannya sangat mungkin jika mau belajar dan berusaha menjadi orang yang kreatif. SMK STRADA BUDI LUHUR, yang sangat konsisten dengan misi melahirkan jiwa wirausaha muda, dengan senang hati berbagi pengetahuan dan keterampilan untuk membekali para peserta didiknya untuk mampu mengembangkan kreatifitas dan memulai bisnis. Para peserta didik akan dibimbing dan diarahkan mulai dari cara mengidentifikasi target pasar sampai pada menangani pelanggan dengan baik, mulai dari belajar membuka bisnis on line dan off line sampai dengan membuat promosi (iklan) untuk produk kreatif unggulannya. Seperti video iklan berikut yang merupakan hasil karya Stevania Febriyani XII AKL 1 dalam pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan.
Oleh karena itu janganlah ragu bergabung bersama keluarga besart SMK STRADA BUDI LUHUR dan mari memulai bisnis dan sukses bersama.. (ed. JSAN)
Recent Comments