Penulis : Karin Feliciana

Halo sobat strabels! Apa kabar nih? Kami harap kalian semua baik-baik saja yaa. Nah teman-teman sadar tidak sih bahwa pada tanggal 18-22 Maret 2023 kemarin, ada beberapa teman dan juga guru kita yang “menghilang” dari sekolah nih untuk mengikuti kegiatan Live In di KPTT (Kursus Pertanian Taman Tani) Salatiga. Siapa aja sih yang jadi perwakilan? Nahh yang jadi perwakilan adalah Fransisco Dika, Lola Floren, Karin Filiciana dan beserta seorang guru pendamping yaitu Pak Tri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh perkumpulan strada dan diikuti oleh perwakilan dari masing-masing cabang SMA/SMK Strada Se-Jabodetabek.

Pada hari Sabtu, 18  Maret 2023 kami berangkat pada pukul 13:00 WIB dengan diantar oleh Kepala Sekolah kami, yaitu Pak Anto. Perjalanan dari sekolah menuju Kantor Strada Pusat memakan waktu kira-kira 1 setengah jam, sehingga kami sampai di Kantor Strada Pusat pada pukul 14:30 WIB. Lalu sekitar pukul 15:00 WIB, kami diminta untuk naik ke lantai 3 untuk mendengarkan kata sambutan yang diberikan oleh Bapak Robertus Tujo selaku Wakil Pendidikan Strada, yaitu mengenai tujuan kami dikirimkan untuk live in bersama di KPTT. Tujuannya ialah untuk mengembangkan misi kedua dari perkumpulan Strada yaitu meningkatkan kepedulian terhadap sesama, menghargai perbedaan, dan berjuang demi terpeliharanya lingkungan hidup. Setelah kata sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib yang harus dilaksanakan selama berada di KPTT, tak lupa ditutup dengan doa bersama sebelum berangkat ke Salatiga. Sehabis berdoa, kami pun berjalan beriringan menuju ke bus yang akan menemani perjalanan kami menuju ke KPTT Salatiga. Selama perjalanan, banyak sekali teman-teman yang tertidur, mungkin karena belum begitu mengenal satu sama lain yaa, namun, ada juga 1-2 orang yang asik memasang lagu di bus untuk mencairkan suasana, dan selingan itu sangat seru karena kita bisa bernyanyi bersama-sama. Sekitar pukul 01.00 WIB, kami akhirnya sampai di tempat tujuan, yaitu KPTT Salatiga. Tanpa menunggu subuh tiba, kami pun langsung dibagi menjadi beberapa kamar dan langsung beristirahat. Keesokan paginya, kisah kami di Salatiga pun dimulai…

 

DAY 1

Nah di hari pertama ini, kami semua diajak berkeliling atau melakukan field trip di area 1 oleh Mas Willy untuk lebih mengenal lingkungan KPTT Salatiga ini. Penasaran? Yuk langsung saja simak keseruan kita di hari pertama ini yaa!

Di area 1, ada beberapa greenhouse yang dibuat untuk membudidayakan sawi-sawian, namun selain itu, di area 1 juga terdapat  peternakan seperti ternak sapi, ternak ayam, ternak marmut, ternak ikan lele dan nila. Setelah itu, kira diajak untuk turun ke area 2.

 


Nahh
di area 2, ada sebuah toko yang menjual hasil perkebunan KPTT, di area 2 ini, juga terdapat sebuah greenhouse yang digunakan untuk membudidayakan beragam jenis tanaman dan buah, contohnya seperti tomat dan stroberi. Setelah selesai menyusuri area 2, kami melanjutkan perjalanan kami menuju ke area 3.

Di area 3 ini, ada perkebunan kopi, singkong, jeruk, dan juga peternakan babi. Saat berada di kebun singkong, kami melakukan pencabutan singkong secara bersama-sama. Lalu, kami juga melihat induk babi beserta anak-anak nya yang menggemaskan. Di area 3 ini, kami mendengarkan penjelasan tentang proses pengolahan biji kopi, dari yang masih berbentuk biji kopi mentah, sampai menjadi biji kopi yang dapat di roasting. Roasting yang dimaksud disini adalah proses memanggang biji kopi yaa, bukan tentang roasting yang lainnya wkwkwk.

Nahh di area 3 ini, terdapat juga sebuah rumah tempat tinggal Romo Sugi yang rencananya akan dikembangkan dan dibangun sebuah asrama putra dan putri. Setelah menyusuri area 3 dan puas melihat-lihat pemandangan di area 3, kami pun pulang dengan menggunakan mobil pick up (viar) untuk kembali ke asrama karena perjalanan yang harus kami tempuh untuk dapat sampai ke ke area 3 ini cukup jauh dan harus mendaki. Walaupun merasa lelah, namun semua itu terbayar dengan kenangan yang sangat amat seru lohh!! Eitss, jangan salah, keseruan kami ini tidak hanya ada di hari pertama saja, oleh karena itu, ikuti kami terus yaa!!

 

DAY 2

Okeyyy, di hari ke-2 ini, seperti biasa sehabis makan pagi, kami semua langsung berkumpul di ruang kelas dan kami dibagi dan beberapa kelompok dan tempat-tempat untuk praktek. Secara tidak disengaja, SMK BL masuk ke kelompok 3 dan ditugaskan untuk menuju ke area 2 dengan dipandu oleh Mas Anto. Namun, sebelum masuk ke dalam kelompok, kami semua diajarkan untuk membuat Media tanam dan  overplanting di polybag terlebih dahulu. Yang harus kita lakukan ialah mencampurkan tanah, kompos dan sekam bakar. Dan proses itu menurut kami sangatlah menarik, karena kami secara bergantian dapat merasakan bagaimana rasanya mencangkul. Lalu, setelah media tersebut sudah tercampur rata, dianjurkan untuk lanjut menanam. Sangat seru kan? Iya dongg.

Lalu setelah itu kami melanjutkan kegiatan dengan kelompok masing-masing, dan yang kami lakukan adalah menanam bibit tersebut di ladang. Pengalaman menanam bibit sangat seru karena kami harus mencongkel bulatan yang terdapat pada mulsa, lalu menanam bibit yang sudah diberikan. Selain menanam bibit, kami juga diajarkan cara memasang mulsa, dimana langkah awal yang harus dilakukan adalah menyirami tanah agar tanah yang ingin dipasangi mulsa tidak sulit diratakan. Lalu, setelah disiram, barulah tanah diratakan, di gemburkan, dan diratakan kembali, terakhir barulah mulsa dipasang pada tanah tersebut.

Cara memasangkan mulsanya juga unik lohh! Pertama, kami harus meratakan mulsa di atas tanah yang sudah kita ratakan agar bentuknya mengikuti bentuk tanah yang sudah digemburkan dan diratakan, lalu potong bambu menjadi potongan tipis dan bentuk potongan bambunya menjadi berbentuk seperti isi stapler. Jika sudah, tancapkan potongan bambunya menembus mulsa dan tanah. Nahh, teman-teman pastinya penasaran kan, apa fungsi dari  memasang mulsa? Fungsi dari pemasangan mulsa adalah untuk menghambat pertumbuhan gulma, melindungi tanah dari erosi, menjaga struktur tanah agar tetap baik, serta menjaga kelembaban tanah.

Setelah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berbeda sesuai dengan kelompok masing-masing, kami semua kembali berkumpul tepat pada pukul 17.00 untuk mendengarkan materi dari Rm. Sunu, SJ yang menjelaskan tentang Soil and food Scurity. Materi ini cukup menarik karena Rm. Sunu, SJ melatih kami agar siap menjadi seorang leader atau pemimpin. Leadership itu ada 3 macam, yaitu Leadership Within (Didalam), Leadership Among (Diantara), dan Leadership Ahead (Diluar). Menarik bukan? Yuk kita lanjut lagi ke Day 3!

DAY 3

Okeyy lanjut nihh… Seperti day 1 dan day 2, sehabis makan pagi, kami langsung berkumpul di kelas untuk mendengarkan materi dari Br. Dieng, SJ tentang cara menanam secara hidroponik dan cara memanfaatkan botol aqua bekas. Penanaman secara hidroponik ternyata memiliki dua sistem, yaitu sistem drip dan sistem sumbu seperti yang dapat dilihat dibawah ini:

Lalu, kami juga mendengarkan beberapa materi dan praktek yang dilakukan secara langsung dengan Br. Sigit, SJ loh… Yaitu cara pembuatan hoagland dan aplikasinya. Dalam membuat larutan hoagland, ada 2 pekatan, yaitu pekatan pertama dan kedua  yang berisikan Kalium Nitrat (KNO3), Magnesium Sulfat (MgSO4), Mono Kalium Phospat (MKP) untuk buah dan Mono Amonium Phospat (MAP) untuk daun. Komposisi larutan yang terdapat pada 1 hoagland (untuk 2 liter) yaitu: Pekatan 1 yaitu campuran antara Ca Nitrat sebanyak 200 gram dan Mikronutrien sebanyak 3 gram pada air. Pekatan 2 adalah campuran Kalium Nitrat sebanyak 100 gram, Magnesium Sulfat sebanyak 50 gram, dan MAP/MKP sebanyak 50 gram. Jika semua komposisi sudah ada, aduk dan campur dengan rata. Setelah itu, campurkan pekatan 1 dan pekatan 2 ke dalam air dan siramkan pada tanaman. Kegiatan pun dilanjutkan seperti kegiatan kemarin, yaitu praktek lapangan. Kali ini, kami dari SMK BL mendapat bagian untuk praktek di bagian kebun sayur sawi-sawian yang di pandu oleh Mas Dimas dan Mas Advent. Praktek yang kami lakukan kurang lebih sama dengan praktek yang kami lakukan di hari sebelumnya, yaitu menanam bibit-bibit sayuran, membuat mulsa, dan membuat media secara langsung.

Hal terseru di hari ketiga ini adalah beberapa teman dari kelompok kami ada yang dipanggil dan mencoba untuk melakukan praktek memerah susu sapi!! Katanya sih ketika memerah susu sapi, ada rasa anget-angetnya gitu guys HAHAHA. Ada yang mau coba juga? Yuk berkunjung ke KPTT Salatiga!

 

 

DAY 4

Inilah hari terakhir kami di KPTT Salatiga. Huhuhu rasanya agak sedih ya teman-teman :'( namun, walaupun sedih, kami tetap harus pulang untuk membawa ilmu yang dapat dibagikan ke teman-teman kami yang lainnyaa. Nahh di hari terakhir ini, kami diajarkan tentang Business Model Canvas dan diminta untuk  membuat sebuah business canvas/business plan. Seperti apa sih bentuk nya??

 

Nah gambar di samping ini merupakan sebuah Business Model Canvas yang kami buat bersama. Disini, kami menjelaskan tentang apa saja rencana kami kedepannya untuk Strada Budi Luhur. Semoga semua rencana kami dapat terwujud dan berjalan dengan lancar ya teman-teman! Berikut adalah foto bersama terakhir kami di KPTT Salatiga.

 

Meskipun kami  merasa sangat lelah disana, namun semua rasa lelah kami seakan hilang saat kami jalani kegiatannya bersama teman-teman lainnya. Kami juga sangat senang karena kami dapat bertemu dan berkenalan dengan teman-teman baru juga. Okee sekian cerita kami tentang kegiatan Live In kami di KPTT Salatiga, sampai jumpa kembali, dadaahhh!

Burung dara burung cenderawasih

Carilah dahulu di Papua

Cukup sekian terima kasih

Semoga bermanfaat untuk semua!