Penulis : Stella Estri Cahyani Editor : Dira
Selasa, 9 Mei 2023 pukul 19.30 WIB ,
Sebuah kabar yang sangat mengejutkan sampai di telinga kita. kita kehilangan salah satu guru yang hebat dan luar biasa serta sangat kita cintai, bernama Engel Berta Setyaningtyas atau yang biasa kita panggil Bu Tyas. Banyak siswa dan siswi SMK Strada Budi Luhur yang merasa sedih dan kehilangan setelah mendengar kepergiannya, terutama siswa dan siswi Jurusan OTKP yang selalu diajari olehnya di sekolah. Padahal, paginya Bu Tyas masih hadir di sekolah untuk mengajar siswa dan siswi SMK Strada Budi Luhur.
Sekitar pukul 10.20 WIB, Ibu Tyas hadir di kelas XI OTKP untuk mengajar mata pelajaran OTK Keuangan. Pada jam mata pelajarannya, para siswa dan siswi XI OTKP melaksanakan praktik mengisi kwitansi dan nota. Dipertengahan praktik, siswa dan siswi XI OTKP mendengar pengumuman yang diumumkan melalui TU. Namun, dari speaker di kelas XI OTKP, pengumuman yang diumumkan tidak terlalu jelas karena suaranya yang kecil. Sehingga, Bu Tyas memanggil salah satu anak kelas 10 yang sebelumnya mengumumkan pengumuman tersebut dari TU, untuk mengumumkan ulang tentang hal yang ingin disampaikan, di dalam kelas XI OTKP karena pengumuman yang tadi disampaikan kurang jelas. Setelah itu, Bu Tyas bercanda dan berkata “Biarin aja, biar kapok,” kira-kira seperti itu yang Bu Tyas katakana, sambil tertawa kencang dan cukup lama Ia tertawa. Para siswa dan siswi XI OTKP pun juga ikut tertawa. Yaps, Itulah tawa dan seyumannya yang terakhir yang kami lihatt….. beruntungnya kami kelas XI OTKP dapat melihat tawa dan senyummu yang terakhir bu….
Bu Tyas adalah salah satu guru di SMK Strada Budi Luhur yang sangat baik dan sabar menghadapi berbagai macam sifat dan karakter siswa dan siswinya. Ia tidak pernah dendam sekalipun, dan selalu memaafkan. Selalu sabar mengajari siswa dan siswinya, serta setia menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh siswa dan siswinya.
Untuk menghargai jasa Bu Tyas, sekolah SMK Strada Budi Luhur mengadakan ibadat singkat untuk mendoakan Bu Tyas esok harinya. Setelah ibadat selesai, kepala sekolah SMK Strada Budi Luhur mengizinkan siswa dan siswi SMK Strada Budi Luhur untuk segera pulang ke rumah masing-masing atau mengikuti misa di rumah Bu Tyas, dan mengikuti pemakamannya juga. Tak sedikit guru-guru Strada Budi Luhur serta siswa dan siswi SMK Strada Budi Luhur yang mengikuti misa di rumah Bu Tyas dari awal hingga akhir, juga ikut pergi ke pemakaman Bu Tyas dari awal sampai selesai. Bahkan, tak hanya guru dan siswa SMK Strada Budi Luhur saja yang datang, ada banyak alumni SMK Strada Budi Luhur yang datang juga untuk mengikuti misa dan pemakaman.

Sesampainya di rumah Bu Tyas, para siswa dan siswi SMK Strada Budi Luhur diizinkan untuk melihat jenazah Bu Tyas, yang berbakaian kebaya hitam, dan sudah berbaring di dalam peti berwarna putih. Kita berdoa secara pribadi di depan jenazah Bu Tyas untuk mengenang jasa dan kebaikan yang telah Ia lakukan. Sekitar pukul 10.00 WIB lebih, misa dimulai. Seluruh keluarga dan tetangga Bu Tyas, guru, alumni, serta siswa dan siswi SMK Strada Budi Luhur mengikuti misa dengan tenang sampai misa selesai.
Setelah misa, siswa dan siswi diperbolehkan untuk memengang bendera kuning selama perjalanan menuju makam. Bu Tyas dimakamkan di TPU WANAJAYA. Sesampainya di pemakaman, kita mengikuti acara pemakaman, dimulai dari meletakkan peti kedalam lubang makam, pemberian air suci kedalam makam, melemparkan tanah kedalam makam, dan lain sebagainya, yang dilakukan oleh Romo dan keluarga Bu Tyas. Setelah itu, makam segera ditutup kembali menggunakan tanah. Ada 3 orang bapak-bapak yang membantu mengubur lubang makam tersebut. Selama proses penguburan, kita semua berdoa Rosario hingga proses penguburan selesai. Setelah pemakaman selesai, para siswa dan siswi serta guru-guru Strada Budi Luhur segera pulang ke rumah masing-masing.
Kita mengucapkan banyak terima kasih untuk Bu Tyas yang telah mengajari kita banyak hal. Kita tak akan pernah melupakan semua jasa yang sudah Ibu Engel Berta Setyaningtyas atau Bu Tyas berikan. “Belajar sepanjang hayat” akan selalu kita ingat, sampai kita sukses nanti.



Recent Comments