Penulis : Anastasia Maria, Felysa Novinda, Stella Estri
SMK Strada Budi Luhur, BEKASI (4/11) 2022

SMK Strada Budi Luhur baru saja mengadakan sebuah seminar dengan mengangkat tema “Kesehatan Organ Reproduksi”. Seminar ini menghadirkan seorang narasumber, yaitu Prof. DR, Drs, M, Sc, MBA, PhD, Sp, MK, CPRM, CPLM, CPSE, CBMCP, CHRM, CT, BNSP F.X. Santoso Soemidjo yang merupakan seorang dokter dari Rumah Sakit ST. Elizabeth, Bekasi. Seminar ini diadakan di aula SBU (Serbaguna) lantai 5 SMK Strada Budi Luhur dan dihadiri oleh para siswa-siswi kelas 10 dan 11.

Seminar ini membahas tentang bagaimana cara merawat dan menjaga kesehatan organ reproduksi dengan baik bagi perempuan dan laki-laki. Selain itu, kita juga diberitahu berbagai macam penyakit yang dapat menyerang alat reproduksi, serta diajarkan cara mencegah dan mengobati penyakit tersebut. Pembahasan dalam acara ini juga diikuti dengan sesi tanya jawab antara pembicara dengan peserta yang menjadi pendengarnya. Salah satu siswa SMK Strada Budi Luhur pun bertanya, “Apakah alat kelamin laki-laki dapat putus? Jika iya, apakah bisa disambungkan kembali?” kemudian, dr. Santoso sebagai narasumber bercerita bahwa beliau memiliki dua pengalaman dalam mengatasi alat kelamin laki-laki yang putus karena adanya suatu penyakit. Salah satu pengalamannya yaitu ketika beliau masih menduduki masa-masa co-ass (masa dimana calon dokter menjalani praktik bersama dengan dokter spesialis di sebuah rumah sakit). Pada saat itu, ada seorang pasien yang menggunakan sarung di dalam sebuah ruangan rumah sakit. Ketika beliau memegang sarung yang dipakai oleh sang pasien, beliau ditegur oleh dokter pendamping dan beliau diminta untuk segera merendam tangannya ke dalam suatu cairan selama 2 jam.
Alasan dokter pendamping tersebut meminta beliau untuk merendam tangannya ke dalam suatu cairan selama 2 jam adalah karena pasien tersebut mempunyai suatu penyakit yang menyebabkan alat kelaminnya putus, dan tidak boleh asal ditangani karena penyakit tersebut dapat menyebabkan penularan yang sangat serius. Setelah dr. Santoso menceritakan tentang pengalamannya dalam bertugas, beliau menjawab pertanyaan kedua dari siswa SMK Strada Budi Luhur tersebut. Beliau menjawab, “Alat kelamin laki-laki yang sudah putus masih bisa disambung jika syaraf dari organ tersebut masih aktif. Namun, jika alat kelamin laki-laki tersebut putus karena suatu bakteri atau virus, maka akan ada kemungkinan bahwa alat kelamin tersebut tidak dapat disambung kembali. Hal ini dapat terjadi karena syaraf dari alat kelamin tersebut sudah mati”.

Bagian yang terpenting dari seminar tentang kesehatan organ reproduksi ini adalah bagaimana meningkatkan kepekaan terhadap kesehatan organ reproduksi, baik laki-laki maupun perempuan. Banyak dari kita yang masih kurang peduli akan kesehatan organ reproduksi kita, padahal menjaga kesehatan organ reproduksi adalah hal yang sangat penting agar kita dapat terhindar dari berbagai macam penyakit yang dapat menyerang organ reproduksi kita. “Maka dari itu, marilah kita menjaga dan menyayangi kesehatan organ reproduksi kita.”
Recent Comments