10 November biasa dijadikan sebagai momentum mengenang dan memaknai serta meresapi nilai perjuangan yang diluapkan, diletupkan, dan diterapkan oleh para pahlawan yang berjibaku dengan menjadikan raga dan jiwanya sebagai senjata dan benteng utama mengusir penjajah dan mempertahankan kesatuan bangsa. Nilai perjuangan inilah yang rupanya dihayati benar, diaktualisasikan, dan diekpresikan dengan indah oleh Jemima, Devina, Reita, Novita, Hana, dan Deitri dalam Modern Dance Competition 2019 yang diadakan oleh Trisakti School of Management (TSM) kampus Narogong Bekasi, pada Minggu, 10 November 2019 kemarin. Mereka, bagaimana pun, adalah pahlawan yang pantas dikenang oleh warga SMK Strada Budi Luhur karena jasanya mengharumkan nama sekolah. Karena telah menggunakan raga dan jiwanya sebagai senjata untuk mengusir ketakutan akan kekalahan, rasa rendah diri, dan mind set kalah, sekaligus benteng yang kokoh dalam mempertahankan tegaknya mentaltas juara, kepercayaan diri, karakter dan mind set magis (unggul) yang khas Strada.


Atas : Team modern dance SMK Strada Budi Luhur bergambar bersama kedua juri kompetisi setelah penyerahan hadiah. Bawah : Team modern dance berfoto bersama guru pendamping modern dance, Ibu Herni.
Penampilan atraktif dan indah dari team modern dance SMK Strada Budi Luhur.
Adalah 12 sekolah dari SMA dan SMK se-Kota Bekasi yang berlaga saling menunjukkan kebolehannya, di antaranya adalah SMA Marsudirini Kemang Pratama, SMA Yadika, SMA PGRI 1, SMA Belarminus, SMK Mutiara Baru, selain SMK Strada Budi Luhur. Dalam kejuaraan yang menganut sistem akumulasi poin ini, setiap team diwajibkan tampil sebanyak 2 kali. Sempat berada di posisi kelima pada putaran pertama, tidak membuat Jemima (12 OTKP 1), Devina (12 OTKP 1), Reita (12 OTKP 1), Novita (12 OTKP 1), Hana (11 OTKP 2), dan Deitri (11 OTKP 2) patah semangat. Di putaran kedua, berdasarkan kriteria penilaian, di antaranya adalah ekspresi, power, art, dan kekompakan, mereka menunjukkan kebolehan dan kelayakan mereka sebagai juara. Meski sempat down pada saat pengumuman karena tidak termasuk dalam kategori the best team, namun akhirnya mereka bersorak riang dan menangis sukacita karena dinobatkan sebagai peraih juara pertama dalam kompetisi tersebut. Selamat ! (arc)
Recent Comments