Penulis : Kenya & Lea
Hello Sobat Strabel! Apa kabar semuanya? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan ya! Terutama di masa pandemi ini, jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan!
Nah, di artikel kali ini kita akan membahas tentang kegiatan pelaksanaan HUT ke-77 RI yang kemarin pada tanggal 15 Agustus 2022 sudah kita rayakan. Penasaran bagaimana keseruan acaranya? Simak artikel ini sampai habis, ya!
Semua pastinya sudah tahu kapan tepatnya negeri kita tercinta ini merdeka. Yup, bener banget! Tanggal 17 Agustus! Apa? Bagaimana sejarah kemerdekaan? Waduh, hal itu bisa kalian tanyakan ke Pak Bowo, ya hehe, karena disini kita hanya akan berbagi keseruan selama perayaan HUT ke-77 RI di SMK Strada Budi Luhur. Dalam rangka memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia, SMK Strada Budi Luhur mengadakan beberapa lomba serta penampilan bakat yang bisa diikuti oleh semua siswa kelas X dan XI. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan semangat kemerdekaan agar muncul karya-karya baru yang hebat sesuai dengan tema yang kita usung tahun ini yaitu, “Bangkit menjadi Lebih Kuat dengan Berbagai Karya yang Hebat.”
Acara ini dimulai pukul 07.00 dan diawali dengan doa bersama melalui sentral. Selanjutnya para peserta lomba langsung menuju ke tempat pelaksanaan lomba yang sudah ditentukan. Lomba pertama yaitu estafet kelereng yang dilaksanakan di Aula lantai 4 dengan perwakilan 3 orang dari tiap kelas. Lomba kelereng yang biasanya kalian lihat pasti menggunakan sendok, kan? Tapi kali ini berbeda karena lomba estafet kelereng ini menggunakan sumpit bambu! Kebayang gak, seberapa usaha mereka memindahkan kelereng tersebut menggunakan sumpit? Hm.. yang jago pakai sumpit merapat, yuk!
Nah, lomba yang kedua ada lomba memasukan paku ke dalam botol yang dilaksanakan di Aula SBU lantai 5 dengan diwakilkan 4 orang tiap kelas. Jadi, 4 orang ini diikat dalam 1 tali, dan mereka bekerjasama memasukkan paku tersebut ke dalam botol. Bisa dibayangkan yaa kalau ada 1 orang saja yang bergerak, apa jadinya?

Selanjutnya ada lomba face painting yang diikuti oleh 3 orang peserta setiap kelasnya. 1 orang sebagai model dan 2 lainnya merias model tersebut secara bergantian setiap 5 menit. Pada lomba ini, dibutuhkan kerja sama tim untuk membuat riasan yang bagus dan menarik. Kalian tau gak, guys? Setelah mereka didandani oleh teman-teman mereka, mereka akan menampilkannya di depan semua siswa SMK Strada Budi Luhur! Layaknya model fashion show, mereka tampil menggunakan pakaian adat mereka. Fashion show ini diadakan di Aula lantai 4. Para model berjalan dengan “anggunly” di atas karpet merah dengan mengenakan pakaian daerah serta riasan pada wajahnya.
Kita ke lomba selanjutnya yaitu lomba Musical Chair, 2 orang peserta dari masing masing kelas harus merebut bangku setelah musik dimatikan. Peserta yang tidak dapat menduduki bangku maka dinyatakan kalah. Bangku yang awalnya banyak ini, setiap babak akan berkurang satu persatu hingga menemukan pemenangnya. Di lomba ini menerapkan siapa cepat dialah yang dapat. Hm… kira-kira kalau masalah hati, siapa yang menang ya? Hehehe…

Kemudian ada lomba Make Your Own Bread. Menghias roti menggunakan topping yang sudah disediakan, kelihatannya mudahkan? Eeittss, kalau dengan mata tertutup bagaimana? Nah, untuk lomba MYOB ini, 2 orang peserta harus bekerja sama menghias roti dengan beberapa ketentuan. Satu orang harus ditutup matanya, dan berperan sebagai orang yang menghias rotinya. Sedangkan 1 orang lagi berada di depan orang pertama dengan tangan yang terikat, orang kedua inilah sebagai pengarah untuk menghias roti. Bagaimana? Cukup menantang, kan?
Sebelum lanjut ke lomba lainnya, ada kata sambutan dari Kepala Sekolah yang kita cintai yaitu Bapak Antonius Cipto Kusumayanto TW. S. Pd. Beliau menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun pertama kita untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia secara tatap muka. Beliau beramanat bahwa kita sebagai generasi muda layaknya berkarya dalam hal positif dan lebih maju dalam pengetahuan dan moral yang baik untuk negara tercinta kita.
Nah kita sampai pada lomba terakhir nih guys, yaitu Lomba Paduan Suara. Tiap kelas harus mengirimkan minimal 10 orang termasuk dirigen untuk mengikuti lomba paduan suara. Dari 3 lagu yang telah disiapkan antara lain Indonesia Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa, dan Indonesia Jaya, para peserta harus memilih salah satu dari ketiga lagu tersebut. Di dalam ruangan Aula lantai 4, semua orang terpukau dengan suara yang mereka tampilkan. Setelah kita melaksanakan kegiatan lomba-lomba, terdapat sesi penampilan bakat dari beberapa siswa. Ada yang bernyanyi, dance bahkan ada yang memainkan gitar sambil bernyanyi. Wah ternyata banyak anak yang berbakat ya. Jangan mau kalah ya guys, yang belum sempat menampilkan bakatnya, masih ada kesempatan di hari lain.

Di penghujung acara ada pengumuman lomba dari hasil lomba-lomba yang telah dilaksanakan oleh kelas 10 dan kelas 11. Di sini semua siswa terlihat gugup sekaligus menanti siapakah yang akan memenangkan lomba-lomba di hari peringatan kemerdekaan Indonesia. Selamat untuk teman-teman yang sudah berjuang keras dalam lomba dan menghasilkan yang terbaik. Bagi yang belum, jangan berkecil hati ya, karena lomba-lomba di hari besar akan menanti kalian. Jadi yang belum ikut lomba hari ini, wajib ikut lomba nantinya.
Bergeser dari event lomba, ada yang ga kalah menarik nih! Photobooth! Panitia juga menyiapkan dekorasi untuk berfotoria. Jaman sekarang kalau ga menyimpan kenangan lewat foto seperti ada yang kurang, ya ga sih?
Wah, gak sangka ya, ternyata kita sudah selesai membahas semua event acara 17-an, yang artinya artikel ini juga sudah akan selesai. Maka dari itu, kami berdua ingin pamit undur diri, maaf kalau ada salah/kurang kata. Sampai jumpa di artikel dan acara selanjutnya!!
Jangan lupa untuk tinggalkan kesan dan pesan kalian di kolom komentar, ya! Terima kasih.
Recent Comments