Judul tersebut tidak bermaksud mengamini apalagi mensyukuri terjadinya pandemi covid19 yang saat ini sedang melanda negeri tercinta kita, Indonesia. Judul tersebut juga bukan berarti sebuah ungkapan kegembiraan dan sukacita di atas keprihatinan dan penderitaan karena corona. Judul tersebut ingin mengungkapkan betapa sisi positif selalu ada di balik yang negatif, sekalipun yang negatif tersebut sedang merajalela. Adanya pandemi corona, selain membuat kita semakin sering menjaga kebersihan diri dan kesehatan tubuh serta meningkatkan imunitas kita, juga membawa perubahan cara dalam hal Ujian Sekolah, khususnya. Sesuatu (ujian sekolah) yang dalam beberapa tahun belakangan coba diupgrade levelnya oleh unit-unit sekolah, kini harus benar-benar berada pada level upgrade tersebut. Tidak ada lagi kata coba-coba, apalagi sekedar wacana. Tak terkecuali SMK Strada Budi Luhur, yang pada tahun ajaran 2019/2020 ini, harus berada pada level on line atau daring berbasis teknologi internet untuk Ujian Satuan Pendidikan atau yang lebih lazim dikenal dengan istilah Ujian Sekolah (US).

Bukan karena istilah “bisa karena terpaksa” SMK Strada Budi Luhur melakukan US on line, melainkan “mengeluarkan kebisaan yang lama terpendam”. Artinya, para guru dan siswa di sekolah sudah terbiasa melakukan proses pembelajaran, baik pemberian materi maupun evaluasi, dengan menggunakan jaringan, off line maupun on line. Sudah selama 4 tahun belakangan, para guru “nyemplung” dan “mengarungi” ragam aplikasi off line maupun on line dalam pelayanan kepada para peserta didik. Mulai dari aplikasi Who Want To Be A Millionare, Google Drive, Google Classroom, Google Form for kuis, Kahoot, Quizess, moodle off line, dan kini moodle on line yang digunakan dalam US 2020.

Para peserta didik pun sungguh tidak terkejut ataupun gagap saat berhadapan dengan aplikasi-aplikasi tersebut untuk melihat materi, mengerjakan tugas, mengerjakan ulangan harian, ujian akhir semester, ujian kenaikan kelas, dan ujian sekolah. Mereka sangat terbiasa, dan bahkan jika sekarang harus mengerjakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan juga US 2020 dari rumah. Moodle on line yang dipilih untuk menjadi kendaraan US 2020, bisa diakses dari rumah dengan menggunakan smartphone, tablet, dan PC atau laptop. Tentu saja dengan catatan selama terdapat quota data dan jaringan internet.

USP
Para peserta didik, menggunakan smartphone, laptop, atau PC, nampak berkonsentrasi saat mengerjakan US 2020 demi meraih prestasi akademik yang terbaik sesuai harapan.

Selama pengerjaan US 2020 di hari pertama, semua berjalan dengan lancar tanpa kendala. Sekalipun di rumah, para peserta didik tetap menggunakan seragam sekolah saat mengerjakan US. Para wali kelas XII pun turut berseragam kerja di hari pertama ini. Kepala dan Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum yang turut memantau perkembangan dan proses pelaksanaan US on line juga mengenakan pakaian selayaknya berarya di sekolah. Mari, bersama kita doakan kelancaran dan kesuksesan Ujian Sekolah 2020 on line. Juga mari kita berdoa bersama agar pandemi ini segera berlalu dari bumi katulistiwa tercinta, sambil tetap berusaha menjaga kebersihan dan kesehatan serta menjaga jarak dengan lainnya, juga tetap di dalam rumah sambil bekerja.

guru us
Memantau jalannya Ujian Sekolah 2020 On Line. Atas : Ibu Dra C.M. Fajarsasi sebagai Kepala SMK Strada Budi Luhur dan Bpk. Antonius Cipto KTW sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Bawah : Para wali kelas XII (ki-ka) Ibu Joice Sandra, Bpk. Robert, Ibu Ratih, dan Bpk. Antonius Martono.